INTERNATIONAL PAINT | INTERZINC 22 INORGANIC ZINC RICH SILICATE PRIMER
RpĀ 1.000.000
Order NowCategories
Primer Silikat Zinc-Rich untuk Baja Struktural Cat Inorganik Zinc Primer untuk Tank dan Jembatan Pelapis Anti Korosi untuk Suhu Tinggi dan Lingkungan Berat Primer SSPC-Paint 20 Level 1 untuk Proyek Industri Cat Dasar Tahan Kimia dan Heat Resistant sampai 540°CDescription
INTERZINC 22 INORGANIC ZINC RICH SILICATE PRIMER
šÆ DESKRIPSI PRODUK
Interzinc 22 adalah primer dua komponen berbasis silikat etil (inorganic zinc-rich silicate) dengan kandungan 85% zinc pada lapisan kering, cepat kering, cepat di-recoat, dan memenuhi standar SSPC Paint 20 Level 1.
Tersedia dengan zinc ASTM D520 Type II (low lead) sebagai standar.
Dirancang sebagai primer anti-korosi untuk sistem coating performa tinggi pada:
jembatan, tangki, pipa, struktur offshore, dan baja struktural pada konstruksi baru maupun pemeliharaan.
Juga cocok sebagai pelapis tangki untuk kargo kimia tertentu (misalnya styrene) sesuai panduan chemical resistance International.
Dapat menahan suhu kering hingga 540°C (1004°F) bila dilapisi topcoat yang sesuai.
ā KINERJA dan PENERAPAN
Warna: Hijau Abu-abu (Green Gray)
Finish: Dof (Matte)
Volume solid: 63%
Ketebalan aplikasi: 50-75 mikron kering (2-3 mils)
Cakupan teoritis: 8,4 m²/liter pada 75 mikron (disesuaikan untuk kehilangan praktis).
š METODE APLIKASI
Airless spray dan air spray direkomendasikan (roller tidak dianjurkan).
Ukuran nozzle: 0,38-0,53 mm (15-21 thou) dengan tekanan minimum 112 kg/cm² (1593 psi).
Pencampuran: 3,1 : 1 (Binder cair : bubuk zinc) volume.
Pot life:
12 jam pada 5°C,
4 jam pada 25°C,
lebih singkat pada suhu tinggi.
Harus selalu diaduk konstan di pot saat aplikasi.
ā± WAKTU MENGERING dan OVERCOATING
Pada 25°C, sentuh kering dalam 10 menit, keras kering dalam 1 jam, dapat diovercoat setelah 4,5 jam (maksimum diperpanjang).
Proses curing sangat bergantung pada kelembaban relatif. Jika di bawah 55% RH, curing akan melambat ā dapat dibantu dengan semprotan air atau accelerator khusus (tersedia di wilayah tertentu).
Lakukan ASTM D4752 MEK rub test, hasil min. 4 menandakan siap diovercoat.
š§ PERSIAPAN PERMUKAAN
Baja harus diblast abrasif minimal sampai SSPC-SP6 atau Sa2½ (ISO 8501-1), optimal SSPC-SP10, dengan profil 40-75 mikron (1,6-3,0 mils).
Untuk sambungan las dan area rusak, blast ulang hingga standar tersebut. Jika area kecil, boleh menggunakan power tool sampai SSPC-SP11, asal tidak sampai licin/polish.
Bersihkan permukaan dari garam seng (zinc salts) jika sudah mengalami weathering sebelum diovercoat.
ā CATATAN KHUSUS
Jangan melebihi 125 mikron (5 mils) DFT untuk menghindari mudcracking.
Untuk sistem tahan panas (high temp), batasi 50 mikron (2 mils) DFT.
Tidak cocok untuk paparan terus-menerus dalam kondisi asam/alkali atau terendam air tanpa topcoat.
Pastikan aplikasi pada suhu permukaan minimal 3°C di atas dew point dengan ventilasi cukup.
š REGULASI dan KESELAMATAN
VOC: 470 g/l (EPA Method 24).
Titik nyala: 19°C (campuran).
Simpan ā¤25°C dalam tempat teduh, kering, jauh dari panas dan sumber api.
Masa simpan: 6 bulan (binder), 12 bulan (powder).
Gunakan APD lengkap dan exhaust saat aplikasi, terutama jika dilakukan pemotongan/pengelasan pada baja terlapis.
ā TOPCOAT YANG KOMPATIBEL
Beberapa topcoat/intermediate coat yang direkomendasikan:
Intercure 200, 420, Intergard 251, 269, 475HS, Interseal 670HS, Intertherm 50, 715.
Untuk sistem lain, konsultasikan dengan International Protective Coatings.